Pemprov Jabar Bersikap Terkait Kisruh Relokasi SDN Pocin 1
MONDE--Polemik berkepanjangan terkait rencana relokasi SDN Pondok Cina (Pocin) 1, Kota Depok, disikapi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jabar, Indra Maha, menegaskan pihaknya bakal menunda bantuan dana pembangunan masjid agung di pinggir jalan Margonda tersebut jika alih fungsi lahannya masih menjadi polemik.
Ditegaskan pula, tak hanya menunda, tidak menutup kemungkinan Pemprov Jabar juga akan membatalkan proses bantuan pembangunan masjid.
"Mencermati situasi dan dinamika sosial yang belum memungkinkan untuk dilakukan alih fungsi lahan SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid, Pemprov Jabar akan menunda proses bantuan pembangunan masjid Margonda. Bahkan tidak menutup kemungkinan bantuan tersebut akan dibatalkan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/12/2022).
Menurut Indra, Pemprov Jabar mendorong Pemkot Depok untuk mengedepankan pendekatan dialog untuk mencari solusi terbaik terkait rencana alih funsi lahan SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid.
"Jangan sampai alih fungsi lahan tersebut menimbulkan masalah baru, terutama terhadap siswa dan kegiatan belajar mengajar," katanya.
Semua pihak, lanjut Indra, harus menghindari hal-hal yang berpotensi terjadinya benturan sosial agar selalu terjaga kondusifitas di Kota Depok.
"Jika ada upaya hukum yang dilakukan oleh warga, hal ini perlu mendapat perhatian dari Pemkot Depok untuk menunda dulu alih fungsi lahan sampai keluar keputusan hukum yang tetap," paparnya.
Sebelumnya Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menegaskan alih fungsi lahan SDN Pondok Cina 1 merupakan kebijakan Pemkot Depok.
Pemprov Jabar hanya mendapatkan informasi bahwa lahan untuk pembangunan masjid yang saat ini SDN Pondok Cina 1 sudah siap.
"Selama ini pihak Pemprov dilapori pihak Pemkot Depok bahwa lahan sudah aman terkendali dan sudah akan ada rencana relokasi untuk sekolah dasar tersebut," tulis Ridwan Kamil di akun IG-nya beberapa waktu lalu.
"Saya sempat tanya, kenapa harus direlokasi? Dijawab oleh tim Pemkot Depok, bahwa situasi lalulintas sudah sangat padat dan rawan kecelakaan bagi anak-anak SD bersekolah di sana," katanya.
Ridwan Kamil juga mengatakan, mengenai rencana pembangunan masjid tersebut, kapasitas Pemprov Jabar hanya menampung aspirasi daerah.(*/md)